Doa Bersama POLRI dengan Tokoh Agama dalam rangka Pilpres/Wapres 2009 digelar Powiltabes Surabaya di gedung Bharawira Sasana Polwiltabes Surabaya. Sekaligus Kombes Drs. Ronny F. Sompie, S.H, M.H., Kapolwiltabes Surabaya mengadakan Tasyakuran HUT Bhayangkara ke 63 tahun 2009 dan Silahturami antara POLRI, Pejabat Pemerintah dan Tokoh Agama.

Para tokoh agama yang hadir antara lain: K.H. Mukid Murtado, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surabaya; Eddy Patinasarane, S.H, M.Si, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya; I Wayan Suraba, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Surabaya; Zakaria Pantau, Ketua Wihara Phalasanti Prasada dan Romo Eko Budi Susilo dari Kathedral Gereja Katolik Hati Kudus Yesus.
Para pejabat juga hadir antara lain: Drs. Bambang Dwi Hartono, M.Pd. selaku Walikota Surabaya; K.H Robbach Ma’sum, Bupati Gresik. Hadir pula sejumlah Dandim, Danramil, Kapolsek dan Camat.
Kombespol Ronny Sompie dalam sambutannya mengatakan bahwa POLRI yang berusia 63 th ini harus bijaksana dengan sikap pengayoman demi menegakkan hukum berdasarkan kewenangan undang-undang. Polisi mempunyai misi sebagai mitra masyarakat, karenanya sangat membuka diri adanya masukan dari masyarakat. Segala upaya pengamanan pilpres dan wapres telah disiapkan sekitar 4.500 personil di angkatan berseragam cokelat ini. Tentunya dengan berkoordinasi dengan Pemkot, TNI dan juga para tokoh agama di Surabaya.
K.H. Mukid Murtado, Ketua MUI Surabaya mengharap agar masyarakat Surabaya lebih akrab, komunikatif serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran. Ini semua bisa diperoleh dengan kerja keras dari semua unsur masyarakat.
Eddy Patinasarane, Ketua BAMAG Surabaya melihat adanya pertumbuhan dan perkembangan di POLRI yang sangat berarti. Ke depan dia berharap kinerja POLRI akan lebih profesional dalam menjalankan kewajibannya. Tentu semua ini dilandaskan dengan lebih mengandalkan Tuhan dalam setiap kegiatan. Langkah pengamanan selama ini sudah baik karena ada kekuatan dari Tuhan. Sedang Romo Eko Budi Susilo menyatakan terima kasih kepada POLRI yang telah membantu pengamanan pada hari raya Natal dan Paskah, sehingga umat dapat beribadah dengan aman. Juga I Wayan Suraba, Ketua PHDI Surabaya menyambut baik program kemitraan POLRI yang makin dekat dengan rakyat.
Bambang Dwi Hartono, Walikota Surabaya menyatakan kesanggupannya membantu tugas pengamanan kepolisian. Dia menyitir bahwa tidak fair membebankan pengamanan hanya kepada polisi. Bayangkan perbandingan seorang polisi harus mengayomi seribu amggota masyarakat. Program FKPM pun akan dibantu Pemkot. Sekarang ini Kapolsek dan Camat sering ”tilik kampung” barengan. Ini wujud nyata kemitraan polisi dengan masyarakat.
Setiap sambutan dari tokoh agama diakhiri dengan pementasan dari masing-masing agama. Kelompok Kristen dengan Kolintang ”Bejana Kasih” dari GKI Residen Sudirman. Paduan Suara dari Gereja Katolik dan Tarian Bali dari kelompok Hindu. Acara doa bersama memohon perlindungan Tuhan untuk penyelenggaraan pilpres-wapres dipimpin Ketua MUI Surabaya sebagai wujud kebersamaan umat beragama. Dirgahayu POLRI. (willy ps).